
Salam untuk para sobat bunda semua....
kesedihan mendalam... kesepian... galau..gusar... semua bercampur jadi satu
adonan perasaan yang amat tidak nyaman ini membuat bunda memutuskan untuk melakukan cuti panjang
boleh saja bilang hiatus atau apalah....
bunda belum ingin berhenti blogging...namun untuk saat ini dengan amat sangat terpaksa harus bunda lakukan "pertapaan" dan "menyepi"
Insyallah jika bunda sudah siap... aktivitas blogging pasti akan berlanjut. hadir dan menyapa. silaturahim, blogwalking ke rumah sobat bunda semua
mohon maaf jika bunda ada kesalahan........................
wassalam
yulia madjid
(bunda)
CUTI PANJANG
IBU

Ibu. Tiada sosok manusia sehebat ibu.
Tanpa mengeluh dia membawa-bawa kita dalam kandungannya. Meski tubuhnya tertatih-tatih saat berjalan, sulit tidur karena tubuhnya yang makin tambun, sakit pinggang dan sakit punggung karena kita tumbuh makin besar dalam perutnya.
Mengerang, mengaduh kesakitan saat kita lahir dari rahimnya. Peluh, sakit, darah bersimbah tak dirasa saat orok yang didamba -kita- hadir dalam peluknya. Dendang nina bobok menidurkan orok --kita-- agar terlelap.
Air susunya menjadi nutrisi si orok --kita. Pipis dan kotoran kita dia bersihkan tanpa keluh. Semua dia lakukan dengan kasih sayang.
Kadang saat dia sendiri sedang lapar atau haus namun mendengar orok merengek ...apa yang dia lakukan?
Makan urung dia lakukan. Bergegas si orok dia tengok dan diupayakan agar tenang.
Sekian puluh tahun kemudian...ibu sudah beranjak tua..renta..rapuh. sakit-sakitan
Tawa canda anak-anak saat masih kecil-kecil tiada lagi...
berebutan makan saat disuapi ibu sudah lewat
masa-masa suka cita dibuatkan baju baru untuk lebaran sudah berlalu
masa-masa menyenangkan menyantap masakan ibu sudah tak ada lagi
ibu mengajarkan bagaimana kita menjadi manusia berbudi, santun dan berjiwa besar
ibu mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang tahu terimakasih
ibu mengajarkan bagaimana menjadi manusia jujur, tak mudah menyerah dan tak mudah mengeluh
"Ibu adalah madrasah utama" hadist yang amat pas menggambarkan betapa hebatnya peran ibu. ibulah rujukan untuk "masalah hati, moral, empati" yang paling Top
Kini sosok yang bunda panggil ibu terbaring lunglai...organ utama sudah mengalami penurunan dahsyat. Tim dokter menyebutnya kerusakan multi organ.
Rasanya baru kemarin ini berbincang-bincang ingin membuat makanan yang kami lihat sama-sama dari salahsatu majalah.
rasanya baru kemarin ini ibu mendengar "curhat" bunda...
rasanya baru kemarin ini ibu menasehati apa arti sabar, arti sayang, arti jujur dan arti kesetiaan terhadap pasangan..
Bunda paham...ibu sudah lelah dengan sakitnya. bulan Mei lalu juga lama dirawat di rumahsakit. Bahkan seingat bunda, sejak bunda sekolah SD ibu sudah sering sakit.
Tapi itulah hebatnya ibu... beliau jarang mengeluh... beliau sosok tegar yang jempolan. Ayah yang sering tugas ke luar kota dan keluar negeri membuat ibu jadi perempuan tangguh.
Ibu memang sudah lelah... selang infus, dan selang-selang lainnya di kiri kanan tangan ibu, juga di kaki beliau. Duuuh saat beliau mengerang...rasanya hati ini begitu miris...sakit..perih..namun tiada daya membantunya.
Kita memang tidak boleh egois ya. Artinya, kita seolah-olah memiliki ibu, ayah, atau apapun itu sebagai hal mutlak yang kita miliki sepenuhnya. Ternyata Allah lah sang Pemilik yang Utama. Ibarat kata, kita juga diberi hak untuk meminjamnya. Karena dipinjami olehNya, maka kita harus merawatnya, menjaganya, menyimpannya dengan baik, amanah, jujur dan hati-hati. Sehingga jika suatu saat yang Dia pinjami kepada kita sudah harus dikembalikan ya kita harus ikhlas....................
karena itu dalam kondisi kritisnya ibu yang sudah terbaring seminggu di ICU.... bunda berusaha untuk bisa ikhlas... karena tak sanggup melihat penderitaan beliau...
Don't be Shy, Don't Deny and Don't Delay..Schizophrenia is Treatable

Sakit jiwa? Wedew .. siapa sih yang mau dicap sakit jiwa atau gila atau "kleji" a.ka kelainan jiwa. Alih-alih menerima, penderita dan keluarganya malu, menolak dan bersikeras tak ingin mencari pengobatan. Akibatnya semakin lama tertunda pengobatan akan semakin sulit untuk mencapai proses penyembuhan.
aduuuhhh bunda nih ngomong apa sih.. gitu mungkin pikir temen2 bunda. Sekalinya muncul bikin kening berkerut ya.
Nah, pekan lalu dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia, bunda hadir di simposium awam mengenai penyakit Skizofrenia
"Skizofrenia adalah penyakit gangguan fungsi otak akibat ketidakseimbangan neurotransmitter yang sifatnya kronis, membutuhkan terapi jangka panjang dan bahkan seumur hidup seperti layaknya sakit diabetes atau hipertensi," kata Dr.Ashwin Kandouw, SpKJ, psikiater yang berpraktik di sanatorium Dharmawangsa, Jakarta
Di Indonesia kurang lebih ada 2 juta orang yang mengalami Skizofrenia, tapi sayangnya hanya sekitar 150 ribu saja yang berkonsultasi ke dokter atau 1% dari populasi penduduk. Yang memprihatinkan Skizofrenia muncul pertama kali di antara masa dewasa muda dan awal usia 30-an atau usia produktif. Terbayang kan betapa menderitanya seluruh keluarga jika ada satu anggota keluarganya yang menderita Skizo karena otomatis mengganggu fungsi kehidupan dan aktivitas keseharian mereka semua.
Penyebab Skizofrenia secara pasti sampai saat ini belum diketahui, tapi pemakaian obat-obatan terlarang dan faktor lingkungan bisa jadi pemicunya. Seseorang bisa disebut menderita Skizofrenia jika ada tanda-tanda :
positif : waham, halusinasi seperti mendengar suara-suara
negatif : menumpulnya perasaan, menarik diri, hilangnya dorongan/inisiatif,
kognitif : bingung, kacau, sulit konsentrasi
afektif : mood depresi, cemas, rasa bersalah, tegang, mudah marah, labil
agresif : hostilitas, gangguan pengendalian impuls
Tapi gak usah cemas ...Orang Dengan Skizo (ODS) bisa diobati dan menjalani kehidupan sebagaimana layaknya orang normal. Karena dengan pemberian obat yang tepat, halusinasi yang dia alami akan berkurang, menurun dan bahkan bisa berpikir biasa lagi juga bisa memilah-milah mana pikiran yang real atau nyata dan mana yang hanya halusinasi saja.
Yeni Rosa Damayanti, Ketua Perhimpunan Jiwa Sehat dalam acara ini kemudian memberi testimoni mereka yang ODS itu bisa menjalani hidup normal. RECOVERY IS POSSIBLE.
Ari yang pernah menjalani perawatan di RSJ Grogol, kini menjadi field support yaitu memberi dukungan buat para ODS lain untuk rajin minum obat dan baru kembali dari Australia untuk mengikuti pelatihan sebagai Caregiver. Tengok juga Hadi, sarjana komputer yang punya usaha makanan ringan (snack) yang dia beri merek "HAPPY SKIZO".
Bunda bahkan sempat terharu saat mendengar penuturan bu Hennie yang putrinya menyandang ODS dan akhirnya harus gagal menyelesaikan studinya sebagai sarjana pertanian. Namun Fani, nama putrinya bu Hennie, kini sangat menikmati profesinya sebagai guru Jarimatika.
Selama 8 tahun, Bu Hennie tanpa kenal lelah mengupayakan kesembuhan untuk Fani. sampai dibawa ke paranormal. kemudian selama beberapa tahun mengonsumsi obat dari dokter syaraf sampai akhirnya bertemu dengan mbak Yeni Rosa Damayanti di Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)
Ada lagi Mas Rino yang juga ODS dan kini aktif sebagai animator.
Di akhir acara ini Yeni Rosa Damayanti selaku ketua PJS menerima donasi dari Janssen Cilag Peduli Skizofrenia
Di penghujung acara..tanpa disangka bunda didekati pemuda ganteng sambil mengulurkan tangan dan menyapa : "bu yulia...ingat ngga siapa saya ?" ... wkwkwkwk... ternyata Mochal.... itu tuh Guruh Subagya yang pemilik blog Thinking Out of the Box. Asal tahu saja, beliau ini bagian dari Janssen Cilag. Harap diketahui juga sama teman-teman bunda..pertama kali bunda nge-blog, ya Mochal inil;ah yang pertama kali hadir menyapa dan berkomentar di blog bunda ini.
ehhh... belum sempat bunda mau tanya-tanya lebih lanjut... Mochal udah kabooorr.. takut diminta foto bareng en tanda tangan kali ya...
akhirul kalam... semoga kita semua senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah kepada kita sekecil apapun itu, terutama nikmat sehat
Open House ahhh
Salam sejahtera... assalamu'alaikum sahabat bunda semua. Maafkan bunda dengan ikhlas ya. Selama ini Bunda jarang online, jarang blogwalking. tapi tidak mengurangi rasa sayang bunda pada sobat-sobat semua..... henahhhhh kali ini sengaja bunda open house dengan sajian lebaran semoga berkenan...........
TAQABALALLAHU MINA WA MINKUM TAQABAL YA KARIIM
SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM
EID MUBARAK 1430 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN ATAS SEGALA KHILAF
MANUSIA TEMPATNYA KHILAF... PEMILIK KESEMPURNAAN HANYALAH ALLAH SEMATA
pastinya makanan di tempat teman2 lebih enak-enak ya... heuheuheu..
bunda kurang cukup waktu dan asisten juga sudah segera mudik..jadinya ya sajian lebaran kali ini seadanya aja ...
yuuu silakan diicipin..jangan malu-malu...
ssst...diem-diem..ini menu andalan yang sangat disukai lhoooo... telur masak petis cabai hijau dan paling maknyuss dimakan dengan ketupat atau lontong..
di rumah ortu, menu ini selalu tersaji sejak bunda masih kecil...
untuk yg mau nyontek resepnya.... monggooooo :
- 10 butir telur rebus digoreng sampai berkulit
- 100ml santan kental
- daun jeruk purut 4 lembar (buang tulangnya) dan daun salam 4 lembar
- 1 batang serai, dikeprak
- 10 buah cabai hijau besar, buang bijinya, rajang halus dan siram dengan air mendidih, tiriskan
- 1 sendok makan petis udang, cairkan dengan 3 sendok makan air panas
* bumbu yang diulek halus :
- 8 butir bawang merah,
- 3 siung bawang putih,
- 2 cm temu kunci
- masing-masing 3cm jahe + kunyit
Nah, selanjutnya siapkan wajan dan beri minyak goreng secukupnya untuk menumis bumbu
- bumbu ditumis sampai harum, tuangkan santan, cabai iris, serai, daun jeruk dan daun salam
- masukkan telur goreng dan petis yang sudah dilumerkan.
- jika suka pedas, boleh ditambahkan cabe rawit utuh
- setelah bumbu meresap dan kuah tinggal sedikit, angkat, dan hidangkan dengan ketupat atau lontong.
Selamat mencobaaaaaaaaaaaa.....
catatan untuk sobat-sobat bunda tercinta :
karena kesibukan bunda yang padat, mohon maaf dalam beberapa waktu belakangan ini bunda jarang bisa berkunjung ke rumah sahabat2 bunda.
Insyallah silaturahim dapat tetap terjaga baik
salam sukses untuk para sahabat bunda semua... semoga Allah senantiasa melimpahkan kasih sayangNya untuk kita semua..dan salam SUKSES untuk para sahabat semua
cipika..cipiki...and big hug bunda untuk kalian........
Prakarya Menjelang Lebaran
Assalamu alaikum sobat bunda semua.... wah pastinya sudah pada pulang mudik. Sejak beberapa hari menjelang lebaran, kalo ibu-ibu sih mestinya sudah sibuk bikin kue dan penganan yang lezat-lezat..yaaa kan..
Bunda baru libur ngantor hari ini dan tadi menyempatkan bikin asinan untuk persiapan menemani lauk pauk hari Raya. Soooo ...pagi-pagi sudah menyiapkan bahan-bahannya. Yuuuk coba bikin sendiri... cocok lho dihidangkan di hari lebaran ..
Bahan yang diperlukan :
- nenas 1 buah, setelah dibersihkan potong 20 bagian
- bengkuang 5 buah ukuran sedang, bersihkan, masing-masing belah 8 bagian
- pepaya mengkal 200 gr, potong serasi
- timun 4 buah, bersihkan ujungnya, masing-masing belah 8 bagian
semua bahan-bahan ini setelah dibersihkan, taruh pada wadah2 terpisah lalu diberi garam. aduk-aduk dan biarkan sampai layu. Jika sudah layu, cuci bersih, tiriskan dan sisihkan.
Bahan untuk kuahnya :
rebus cabai halus, gula pasir, gula merah, garam dan air dalam panci sampai mendidih. angkat. jika sudah hangat, masukkan cuka. tunggu sampai dingin. saring kuah.
letakkan buah-buahan dalam wadah kemudian tuang kuah asinan di atasnya. diamkan sampai meresap semua. masukkan ke dalam lemari pendingin.
Asinan buah cocok sekali dihidangkan dengan hidangan hari Raya yang banyak bersantan dan berlemak.
Selamat mencoba.....
Bunda mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1430 H...maafkan lahir dan bathin ya..untuk sobat-sobat yang bunda sayangi....................... love U all....
To Care To Hope and To Survive Atasi KANKER PAYUDARA
Bertajuk Care Hope and Survive, Rumahsakit Kanker Dharmais bekerjasama dengan Sanofi Aventis menggelar acara Temu Pasien Kanker Payudara di Hotel Nikko, Jakarta,19 Agustus 2009. Acara yang dipandu dr. Lulla Kamal ini terasa "hidup", apalagi menampilkan para "survivor" yakni mereka yang tetap sehat meski sudah menjadi kemoterapi dan operasi yang menyebabkan payudara harus "dibuang".
Pada momen ini sekaligus memperkenalkan Sanofi Aventis sebagai produsen "Docetaxel" yang sudah teruji sebagai pengobatan kemoterapi berbagai masam kanker.
Kanker Payudara adalah tumor, yaitu kumpulan sel-sel yang membelah secara berlebihan dan merusak serta menginvasi jaringan sekitarnya atau menyeruak ke pelosok tubuh lainnya.
Menurut dr. Samuel Haryono, SpBK (Onk), kanker payudara merupakan penyakit yang sangat bisa diobati dan angka harapan hidup kini jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Bahkan kecacatan akibat operasi sudah bisa dihindari.
Siapa saja yang berpotensi terjangkit kanker payudara? Semua wanita berisiko terkena kanker payudara. Diduga 185.000 kasus baru didiagnosa setiap tahunnya. Celakanya, usia penderita pun kini semakin muda lho. Jika dulu rata-rata wanita menderita kanker payudara di atas usia 50-an, maka kini sudah banyak penderita kanker yang baru berusia 30-an.
Faktor penyebabnya :
- faktor reproduksi : haid pada usia sangat muda, menopause pada usia lebih tua dan kehamilan pertama pada usia tua
- penggunaan hormon estrogen berkaitan dengan risiko terjadinya kanker payudara
- obesitas
- konsumsi makanan berlemak tinggi
- riwayat radiasi
- faktor keturunan
- faktor lain : tidak menikah, menikah tapi tak punya anak, melahirkan anak pertama pada usia di atas 35 tahun, tidak pernah menyusui dan menarche (haid pada usia dini)
Gejala-gejala yang perlu dikenali :
- benjolan yang tidak nyeri di payudara. mula-mula kecil, makin lama membesar lalu melekat pada kulit atau dinding dada dan menimbulkan perubahan pada kuit payudara atau puting susu
- erosi atau eksim puting susu; pada fase ini puting susu tertarik ke dalam, berwarna merah atau kecoklatan dan kulit di sekitarnya jadi mengeru seperti kulit jeruk dan timbul borok pada payudara
- perdarahan pada puting susu
- rasa sakit atau nyeri baru timbul kalau tumor sudah besar dan timbul borok yang bisa menghancurkan seluruh payudara, dan ada metastase ke tulang belulang
- pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, edema (bengkak) pada lengan, penyebaran kanker ke seluruh tubuh terutama ke organ vital : paru, hati, tulang bahkan otak.
- mastektomi (operasi pengangkatan payudara)
- radiasi
- kemoterapi
- terapi hormonal dan terapi biologik
- immunoterapi
- terapi gen
Nah untuk mengetahui stadium atau seberapa parahnya kanker, maka akan dilakukan biopsi yaitu pengambilan jaringan. Kalau sudah dibiopsi, dokter akan tahu terapi dan jenis obat apa saja yang perlu diberikan. Bahkan jika sejak dini sudah segera ditangani, peluang untuk bertahan hidup semakin terbuka lebar.
Menurut dr. Maria Astheria Witjaksono, Cert.in PC, MPALL, ada lima fase reaksi emosional mereka yang menderita penyakit mematikan ini. Disebut sebagai Tahapan Kobbler Ross :
- Denial - menyangkal
- Anger - marah
- Bargaining - menawar
- depression - depresi
- acceptance - menerima
Selengkapnya......
Mitos dan Fakta Disfungsi Ereksi
Denger kalimat Disfungsi Ereksi aja kayaknya duuuuhh... udah ngga tau ngejelasinnya gimana gitu. Tapi data yang diungkapkan dari American Medical Association, sepertinya perlu juga diposting sama bunda nih. Emang sih dulu sepertinya tabu untuk diomongin, tapi pria makin mau terbuka atau diskusi mengenai hal ini. (hehehe... apa bener gitu yah) dan mencari solusi terapi pengobatannya. Hal ini terkait dengan ketersediaan obat dan informasi yang akurat mengenai ereksi suboptimal dan pengobatannya.
Apa sih sebenarnya Disfungsi Ereksi itu? Disfungsi Ereksi (DE) adalah kondisi dimana pria tidak dapat mencapai atau tak mampu mempertahankan ereksi yang optimal untuk mencapai kepuasan seksual
Tau ngga sih, ternyata selama ini pria seringkali menerima informasi yang salah tentang Disfungsi Ereksi dan secara sembunyi mencari penyebab serta upaya penyembuhannya
Disfungsi Ereksi (DE) sebenernya sering terjadi pada pria manapun. Menurut American Medical Association, 10% dari pria mengalami Disfungsi Ereksi yang menetap. Sebagai tambahan, ada sejumlah pria yang tidak mengalami Disfungsi Ereksi ternyata mengalami ereksi yang suboptimal.
Perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, berolahraga secara teratur, menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan, dan berada dalam pengawasan penyakit kronis seperti gagal ginjal, penyakit jantung atau diabetes dapat menurunkan risiko pria mengalami DE (Disfungsi Ereksi).
Meskipun sering disebutkan penyebab DE itu karena faktor psikologis : cemas, stress, perasaan bersalah tentang seksual, kelelahan, masalah dalam hubungan, perasaan terhadap partner/pasangan, depresi, kini diketahui sekitar 80% permasalahan terkait dengan masalah fisik.
Nah ini adalah hasil survei data dari sebuah produk farmasi
* Prevalensi DE di populasi Asia adalah 15.1%, 29.6%, 40.6%, 54.3% dan 70.0% untuk grup usia 20–29, 30–39, 40–49, 50–59 dan 60–69 tahun4
- Di Asia, lebih dari 20% pria usia 40–80 tahun mengeluhkan sedikitnya sekali dalam 12 bulan terakhir mengalami disfungsi ereksi5
- DE sekarang dikenal sebagai permasalahan pasangan, mempengaruhi pasangan sama seperti pria yang mengalaminya6
- 91% pria dan 87% perempuan setuju bahwa kepercayaan diri pria pada kemampuan seksualnya merupakan hal penting untuk membina sebuah hubungan cinta yang baik7
- Mencapai dan mempertahankan kekerasan ereksi dianggap sangat penting bagi pria (hampir 60%) dan perempuan (hampir 50%) untuk mendapatkan kegiatan hubungan seksual yang baik7
- 64% pria akan menggunakan resep obat bila mereka berpikir bahwa hal itu akan membuat kegiatan seksual menjadi lebih baik dan 49% perempuan akan menyetujui keputusan tersebut7
Bunda dapat informasi ini dalam sebuah temu media di Jakarta awal Agustus silam. Disebutkan dalam sebuah penelitian bertajuk APSHOW (Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness) di tahun 2008 lalu, ditemukan kenyataan bahwa 57% pria dan 64% wanita tidak merasa sangat puas dengan kehidupan seksual mereka. Padahal dalam kenyataan di lapangan, tingkat pencapaian kepuasan dalam kehidupan seksual berpasangan terkait kuat dengan tingkat pencapaian kepuasan dalam berbagai aspek kehidupan lainnya sebagai individu.
Survei APSHOW yand dilakukan di 13 negara dari kawasan Asia Pasifik ini juga diikuti oleh Indonesia yang mengirimkan data responden terjaring sebanyak 328 pria dan 250 wanita.
well... gimana yah dengan temen2 bunda yang udah pasutri. semoga pada sehat semua dan intinya hubungan antar pasangan yang harmonis, saling percaya dilandasi unsur keterbukaan dan komunikasi akan mencapai kepuasan dan kebahagiaan. buat yang masih pada single, jadi tahu yah apa sih DE itu :)







